ACEH PUSARAN ONLINE-Wakil Ketua DPRK Aceh Jaya, Irwanto NP, mendukung aspirasi puluhan nelayan Kecamatan Teunom yang mengeluhkan pendangkalan muara Kuala Batee, Desa Gampong Paya Baroe.
Irwanto mendesak Pemerintah Aceh melalui dinas terkait agar segera merespons keluhan masyarakat tersebut dengan melakukan pengerukan muara yang saat ini mengalami pendangkalan akibat sedimentasi.
Menurutnya, persoalan tersebut sangat mendesak untuk ditangani mengingat muara tersebut merupakan akses utama bagi para nelayan untuk keluar dan masuk menuju laut.
“Ini harus segera direspons oleh Pemerintah Aceh. Jangan sampai masyarakat, khususnya para nelayan, terlalu lama tidak bisa bekerja hanya karena akses menuju laut tertutup atau dangkal,” kata Irwanto.
Ia mengatakan, berdasarkan keluhan yang disampaikan para nelayan, mereka sudah sekitar satu bulan tidak dapat melaut akibat kondisi muara yang semakin dangkal.
Kondisi tersebut, kata dia, tentu memberikan dampak besar terhadap perekonomian masyarakat karena nelayan kehilangan mata pencaharian dan tidak memiliki penghasilan selama tidak dapat melaut.
“Kurang lebih sudah satu bulan mereka menganggur, tidak ada pekerjaan dan tentunya tidak ada penghasilan. Ini yang harus menjadi perhatian serius pemerintah,” ujarnya.
Irwanto menyebutkan, sedimentasi yang terjadi di muara diduga berasal dari material tanah yang terbawa aliran Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Teunom dari wilayah hulu hingga mengendap di kawasan muara.
Jika tidak segera ditangani, ia khawatir kondisi tersebut akan semakin parah dan berdampak lebih luas terhadap aktivitas masyarakat nelayan di Kecamatan Teunom.
Karena itu, dirinya menyatakan siap mendukung dan memperjuangkan aspirasi para nelayan agar persoalan tersebut segera mendapat perhatian dari Pemerintah Aceh.
“Kita mendukung dan akan mendorong agar pemerintah segera melakukan pengerukan muara. Nelayan harus bisa kembali melaut dan bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya,” tegasnya.
Baca juga: Suplai Air Sering Macet dan Keruh, Warga Aceh Jaya Soroti Pelayanan Tirta Mon Mata
Ia berharap Pemerintah Aceh melalui instansi teknis dapat segera turun ke lapangan melihat kondisi muara sekaligus mengambil langkah penanganan.
Menurutnya, pengerukan muara tidak hanya menyangkut kepentingan nelayan, tetapi juga berkaitan dengan keberlangsungan ekonomi masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari aktivitas melaut.
“Kita berharap jangan menunggu terlalu lama. Pemerintah harus segera turun dan mencari solusi agar akses nelayan kembali normal,” pungkas Irwanto.***






